Posted in Interview 2PM

[INTERVIEW] Debut Akting Lee Junho “Dia terlahir seperti untuk itu”

2pm-junho

Karakter dalam film “Cold Eyes”(dirilis pada tanggal 3 Juli, disutradarai oleh Jo Euisuk & Kim Byungseo) terbagi menjadi 2 jenis. Para pengejar dan orang yang dikejar. Kepala Veteran Hwang (Sol Kyung Gu) dan rookie Ha Yoonju (Han Hyo Joo) bergabung di pasukan khusus polisi untuk mengejar James (Jung Woo Sung), yang mencuri informasi penting seperti hantu. Film ini secara halus mengikuti bentuk genre aksi kriminal tanpa embel-embel yang tidak perlu, dan harmoni yang sempurna dari cast menambahkan rasanya sampai baik secara keseluruhan. Di tengah semua itu, Lee Junho (23 tahun), yang mengambil langkah pertama ke dunia akting, melakukan perannya sebagai anggota termuda dari tim pengejar, dijuluki “Squirrel”. Sebagai salah seorang member dari grup idola 2PM, ini pertama kalinya ia mencoba dunia akting. Namun, jangan meremehkan dirinya, hanya karena ini pertama kali baginya. Dia orang yang ambisius, yang selalu mencapai tujuan-tujuannya.

Q: Ini akting pertamamu, tapi kau cukup baik dalam hal itu.

Junho: Ah, ini sebuah kelegaan (laughs). Aku menonton filmnya, tapi semua adeganku terasa seperti aneh jadi aku merasa sangat khawatir. Terutama adegan dimana Squirrel bertemu dan berbicara kepada Ha Yoonju untuk pertama kalinya. Seharusnya ada momen dimana Ha Yoonju mendengar, mencerna, dan bereaksi terhadap apapun yang Squirrel katakan padanya, tapi itu bagiku terlihat sepertinya aku mengucapkan dialogku terlalu cepat. Ketika kami syuting adegan itu, aku berakting memikirkan bahwa dialog-dialog kami harus berbaur, karena di kehidupan nyata ketIka kau berbicara dengan seseorang, kau cenderung berbicara satu sama lain. Namun, memainkan semuanya seperTi di kehidupan nyata bukanlah sesuatu yang penting dalam berakting bagus, tapi aku tidak tahu itu selama syuting.

Q: Bagaimana rasanya melihat wajahmu sendiri di layar bioskop?

Junho: Aku telah debut bersama 2PM hampir 5 tahun lalu. Ketika aku bekerja sebagai seorang penyanyi, aku tahu apa yang diharapkan, tapi aku hanya seorang rookie sebagai aktor, jadi ini agak menakjubkan melihat wajahku sendiri di layar bioskop. Walaupun berat badanku bertambah selama syuting “Cold Eyes”, aku tak tahu bahwa wajahku akan terlihat mencolok sebanyak ini (laughs). Aku terkejut menonton filmnya.

972241_652386404784313_674511914_n

Q: Pernahkah kau ambisius dalam berakting?

Junho: Aku masuk klub teater selama masa SMA ku. Waktu itu aku menyukai semuanya –menyanyi, menari, berakting, tapi aku punya kesempatan untuk berpartisipasi di sebuah audisi dimana aku terpilih untuk menjadi seorang penyanyi, dan sebagai hasilnya, setelah 3 tahun training di JYP, aku debut dengan 2PM. Sebenarnya, kesempatan audisi untuk peran Squirrel di “Cold Eyes” dijamin oleh agensi kami. Aku hanya berpikir bahwa aku tidak ingin melepaskan peran ini setelah aku melihat skenarionya.

Q: Mengapa begitu?

Junho: Karakter peran ini adalah licik dan lucu, tapi ketika dia memasuki sebuah investigasi pengawasan dia adalah seorang pro yang terbaik. Aku pikir aku dapat menyampaikan imej tersebut dengan baik, karena ada sesuatu yang sama dengan karakterku sendiri. Juga, karena ini akting pertamaku, aku ingin membuka jalanku sedikit demi sedikit mulai dari dasar dengan peran akting kecil sebagai Squirrel. Namun, walaupun Squirrel tidak terlalu penting, tanpa karakter ini alur dari action tidak akan mungkin terjadi. Aku pikir aku sangat beruntung untuk memerankan karakter seperti ini di film debutku.

Q: Aktingmu mendapat review bagus.

Junho: Aku sangat senang bahwa setiap orang memujiku setelah VIP preview, tapi aku paling sangat terkesan oleh kata-kata Lee Jungjae sunbaenim. Aku bangun untuk pulang setelah pesta penutupan, tapi Lee Jungjae sunbaenim menarik lenganku dan menarikku untuk duduk di sampingnya dan berkata: “Ey, kau bandit kecil, kau melakukannya cukup baik. Pada dasarnya mendorong semua aktor rookie lainnya ke samping pada akting pertamamu.” Aku bahkan tidak bisa menyapanya dengan pantas, tapi aku merasa sangat senang karena seorang senior berkata sesuatu seperti itu khusus padaku (laughs).

Q. Hal ini juga tampaknya bahwa kau telah memenangkan lebih dari para aktor senior di lokasi syuting seperti Squirrel yang merangkul semua senior dalam film itu.

Junho: Sebenarnya aku tidak bisa pergi dan menyapa semua senior pada hari pertama syuting, karena kedinginan. Ketika kami bekerja sebagai 2PM, aku tidak gugup tidak peduli apa yang menanti kami, karena ada enam member, tapi aku merasa sedikit penyendiri di lokasi syuting, karena aku ada di sana sendirian. Juga, aku merasa bertanggung jawab untuk melakukannya dengan baik, aku berpikir bahwa aku tidak bisa membuat kesalahan dan aku harus menjadi baik, melihat seorang manajer hyung, stylist Nuna dan beberapa anggota staf bekerja keras karena aku sendirian. Aku sedikit stres karena itu. Tapi karena (Sol) Kyung-gu hyung, (Jung) Woosung senior, (Han) Hyojoo Nuna dan senior lainnya menjagaku sedikit demi sedikit, dan bersosialisasi denganku selama acara minum-minum, aku secara alami dekat dengan mereka.

Q: Mengapa kau menyebut “sunbaenim” hanya kepada Jung Woosung?

Junho: Panggilan itu ditentukan pada hari pertama aku bertemu dengan aktor senior. Kami makan malam setelah membaca skenario, dan kemudian Kyung-gu hyung mengatakan kepadaku untuk memanggilnya “hyung”. Dan karena Jung Woosung senior tidak mengatakan hal semacam itu … Adapun Hyojoo Nuna, dia tidak lebih dari 3 tahun lebih tua dariku, jadi aku nyaman memanggilnya “Nuna”.

555913_624987644190856_577067947_n

Q: Aku berharap bahwa kau dengan cepat menjadi dekat dengan Jung Woosung.

Junho: Hahahahaha. Sunbaenim juga cukup baik memperhatikanku. Ia juga memberiku bagian penting nasihat setelah pesta penutupan VIP Preview. Setelah aku berkata “Aku akan bekerja keras pada segala sesuatu di masa depan”, ia menjawab: “Daripada begitu, hanya bekerja keraslah pada apa yang dapat kau lakukan dengan baik”. Aku pikir ini adalah kata-kata yang benar-benar penting.

Q: Apa yang kau anggap lebih penting karena telah datang ke tahap ini – bakat bawaan atau usaha yang diperoleh?

Junho: Aku pikir itu adalah hal bawaan sampai batas tertentu, tapi aku kira itu bukan sesuatu dari tingkat yang besar. Oleh karena itu, kau perlu mengisi bagian yang tidak cukup tersebut dengan usahamu. Jika aku harus mengatakan itu dalam satu kalimat, kau bisa mengatakan kekuatanku adalah “karakter tak terpuaskan”. Bahkan ketika aku menikmati hasil dari pekerjaanku, aku khawatir bahwa aku akan menemukan kepuasan yang lengkap di dalamnya, jadi aku mencari kekosongan dalam diriku. Konsekuensinya, aku selalu menemukannya.

Q: Kau maniak praktek, jadinya terlihat seperti itu.

Junho: Ekspresi itu tidak memiliki pesona. Haha. Aku berpikir bahwa untuk selebriti seperti penyanyi atau aktor, hal yang terbaik untuk mendengar kata-kata seperti “Orang itu benar-benar dilahirkan untuk melakukannya. Pasti harus menjadi seorang entertainer”. Sebenarnya, untuk mendengar kata-kata ini banyak entertainer menempatkan banyak usaha dan berlatih sangat keras di tempat-tempat di mana mereka tidak dapat dilihat. Akhirnya, ketika mereka menampilkan hasilnya di depan orang lain, hal itu terlihat hampir seperti mereka dilahirkan untuk melakukannya.

Q: Bagaimana kau menghilangkan stres?

Junho: Haa ~. Aku mendesah seperti ini (tertawa). Aku tidak memiliki metode tertentu. Dan bukan seperti aku punya waktu untuk itu. Jadi ketika aku tertekan aku membayangkan masa depanku. Ini akan bagus untuk menerima reaksi seperti ini ketika aku menyanyikan lagu ini di panggung nanti. Ini akan bagus jika orang menyukai filmku ketika itu dirilis … Heh heh. Semangat ku meningkat ketika aku membayangkan hal-hal seperti ini, juga berpikir bahwa aku harus bekerja keras untuk itu.

Q: Tampaknya kau adalah tipe orang yang akan benar-benar tenggelam dalam suatu target.

Junho: Itu benar. Karena aku tidak bisa bertahan dalam prosesnya, jika aku tidak seperti itu.

Q: Apakah ada targetmu yang belum mampu kau capai sejauh ini?

Junho: Aku tidak tahu bagaimana itu akan terdengar, tetapi aku telah mencapai semua targetku yang telah aku tetapkan sejauh ini. Ini karena dibandingkan bekerja untuk mimpi yang samar, aku menetapkan target-targetku yang bisa aku raih sekaligus ketika aku bekerja keras untuk itu. Misalnya, lagu titel untuk album mini solo ku di Jepang dirilis pada 4 Juli, dan aku menggelar sebuah tur konser solo nasinal, jadi harapanku adalah konserku terjual habis. Dan itu benar-benar terjual habis. Sekarang, tujuanku adalah tampil di sebuah venue yang lebih besar di Jepang tahun depan. Aku merasa itu menarik untuk menetapkan tujuan jangka pendek dan melangkah maju, meraihnya satu demi satu.

Q: Apa tujuan kau berikutnya di dunia akting?

Junho: Aku ingin syuting satu film lagi. Itu bagus jika karakter ku memiliki peran penting dalam plot bahkan jika itu kecil, seperti Squirrel dalam “Cold Eyes”.

Q: Kau pria yang berambisi.

Junho: Itu benar. Saya orang yang sangat ambisius serakah. Itulah mengapa aku terus berusaha.

Komentar dari sutradara “Cold Eyes” Jo Eui-suk & Kim Byung-seo

Q: Sepertinya akting Junho, yang memerankan “Squirrel”, juga cukup bagus.

Jo Eui-suk: Kami menerima sebuah panggilan telepon dari JYP Entertainment, jad dia diaudisi. Aku pikir dia akan cocok untuk memerankan seorang member dari tim pengawasan, karena di antara member 2PM, Junho yang terlihat paling biasa. Dia diaudisi dengan bahu diperban, tapi aku dapat melihat bahwa dia bergairah dalam akting. Sebenarnya, fakta bahwa dia adalah seorang bintang idola adalah tanda hitam. Calon aktor lain dapat salah paham bahwa dengan menabahkannya ke daftar pemain memiliki tujuan yaitu memberi mereka rasa kekalahan. Itulah mengapa aku bahkan lebih oobjektif selama audisi. Namun, akting Junho meningkat banyak ketika dia audisi sehingga itu menangkap mata. Dia berkata dia masuk klub teater saat di SMA. Mungkin itu karena penampilan yang tak terhitung yang telah dilaluinya, dia terlihat sangat tenang di depan kamera, tapi dia gugup bereada di samping Han Hyojoo dan Sul Kyung-gu.

Kim Byung-seo: Karena fans Junho memanggilnya “Squirrel”, kami memutuskan untuk menamakan karakternya “Squirrel” juga. Film itu sendiri adalah kisah pertumbuhan petugas pendatang baru Ha Yoonju, tapi tidak apa-apa untuk menonton juga sebagai film di mana bintang idola Junho menjadi aktor di dalamnya.

Credits: M Magazine July 2013 edition
Written by: Jang
Kor-Eng: Egle @2pmalways
Indo trans by: lollichocho@koreanindo.net

Author:

All about 2PM n Hottest Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s